Pengelola Restoran Duck King Raih Laba Rp150 miliar

 

Emiten pengelola restoran duck king PT Jaya Bersama Indo Tbk, membukukan kinerja yang keren di 2019.

Emiten ini mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar Rp150 miliar naik 35 persen dari capaian tahun 2018 sebesar Rp111 miliar . Kenaikan laba karena pendapatan bersih perusahaan mencapai Rp736 miliar atau naik 19 persen dari capaian 2018 sebesar Rp617 miliar.

Kenaikan bottom line diikuti dengan  ekuitas yang naik 20 persen dari Rp748 miliar menjadi Rp902 miliar. Sementara itu, utang perusahaan juga naik 78 persen dari Rp299 miliar menjadi Rp553 miliar.

Rating Turun

Sebelumnya PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) merevisi outlook (prospek) peringkat DUCK menjadi negatif dari stabil. 

Penyebabnya apalagi kalau bukan gara-gara efek berkepanjangan dari pandemi Coronavirus Disease (covid-19) yang dapat memperlemah kinerja bisnis dan keuangan perusahaan.

Oh iya, Duck itu adalah pengelola grup restoran masakan China, The Duck King, dengan varian restoran di antaranya Fook Yew, Panda Bowl, dan Imperial Chef, lalu The Grand Duck King Signatures, The Grand Duck King, serta The Duck King Noodle and Kitchen.

Prospek 2020

Untuk tahun 2020, prospek emiten seperti duck hadapi guncangan karena banyak mall yang tutup. Apalagi banyak restorant duck yang berada di mall-mall besar.

Duck yang menjual kemewahan kepada konsumen yang makan di restoran pun akan mengalami tantangan karena banyak perubahan ketika new normal dilakukan.

Sharing is caring!

Please follow and like us:
error

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *